Kombinasi warna untuk interior berpengaruh besar pada atmosfer yang akan tercipta di dalam hunian. Karena itu, memilih kombinasi warna untuk hunian memang tak mudah. Jika salah pilih kombinasi warna, dapat dibayangkan rasa tak nyaman yang bakal muncul.

Nah, sebagian orang berpendapat menggunakan satu tone warna bisa menimbulkan rasa bosan dan monoton. Namun, desainer HelloEmbryo mematahkan pendapat ini dengan mengaplikasikan beragam gradasi warna cokelat untuk desain interior apartemen minimalis. Hasilnya, interior apartemen warna cokelat ini tampil manis dan elegan!

1. Cokelat Peanut dan Cokelat Kayu di Ruang Keluarga

Ruang Keluarga – Sumber: Kompas.com

Warna cokelat peanut dipilih untuk warna tirai. Sementara itu, rak model terbuka memiliki latar belakang dinding berwarna cokelat kayu dengan guratan-guratan natural.

Kedua warna cokelat saling menghidupkan suasana ruang keluarga yang didominasi warna-warna cokelat yang lebih pucat. Selain itu, permainan cahaya di atas kompartemen rak terbuka di ruang tamu menjadi dekorasi yang keren.

Panel-panel yang disusun berjarak menyaring cahaya lampu, sehingga menghasilkan pola grid yang artistik. Selain tone warna cokelat dan koleksi benda-benda antik yang ditata di rak, efek cahaya ini menjadi elemen yang menunjang tampilan ruang keluarga terlihat semakin elegan.

2. Dapur dengan Tone Warna Cokelat Terang

Dapur – Sumber: Kompas.com

Tak harus dengan warna putih, kesan bersih dan terang juga bisa didapat dengan mengaplikasikan warna cokelat terang di area dapur. Seperti yang tampak pada dapur ini, warna cokelat terang dikombinasikan dengan warna cokelat gelap yang kontras.

Warna cokelat gelap hanya diaplikasikan pada bagian-bagian tertentu saja, yakni pada rangka lemari dapur berkaca. Penambahan lampu-lampu LED pada kabinet dapur menjadi pilihan cerdas untuk dekorasi dapur sekaligus membantu menghilangkan kesan gelap.

3. Sentuhan Warna Hijau di Kamar Tidur Utama

Kamar Tidur Utama – Sumber: Kompas.com

Tertangkap jelas, tone warna cokelat mendominasi kamar tidur apartemen ini seperti halnya di ruangan-ruangan lainnya. Namun, menariknya, ada sentuhan warna hijau di latar belakang tempat tidur yang membuat nuansa kamar tidur terasa segar.

Sentuhan warna hijau gelap ini berpadu cantik dengan lantai kamar dari material kayu dengan tone warna cokelat dan gurat-gurat natural kayu.

Suasana yang segar dapat terasa berkat didukung cahaya alami melalui jendela besar yang berada di salah satu sisi kamar. Jendela kamar dipasangi pelapis kaca yang berfungsi mengurangi panas di dalam ruangan. Motifnya sekaligus sebagai dekorasi pada kaca jendela.

4. Tone Warna Cokelat di Kamar Tidur Mungil

Kamar Tidur Kecil – Sumber: Kompas.com

Berbeda dengan kamar tidur utama, kamar tidur ini terbilang lebih simpel dan mungil. Aplikasi gradasi warna cokelat sangat dominan. Warna cokelat cedar diterapkan pada dinding kamar dan dipadukan dengan material kayu berwarna natural.

Sebagai dekorasi, lemari model terbuka ditempatkan berdampingan dengan ranjang. Simpel namun terkesan manis, bukan?

5. Gradasi Warna Cokelat Kayu untuk Style Kamar Mandi

Kamar Mandi – Sumber Kompas.com

Pada kamar mandi pertama, tone warna cokelat dihadirkan melalui penggunaan material kayu dengan warna natural dan gurat-gurat kayu yang khas.

Kesan elegan dan manis tertangkap berkat dominasi material kayu yang dipadukan dengan material kaca dan penempatan lampu-lampu yang diperhitungkan dengan cermat.

Kamar Mandi Kedua – Sumber Kompas.com

Warna cokelat dihadirkan melalui penggunaan ubin warna cokelat cedar di seluruh permukaan dinding. Kesan elegan dan modern sangat menonjol berkat kombinasi ubin warna cokelat cedar di dinding dan kaca shower.

Interior apartemen besutan HelloEmbryo ini telah membuktikan bahwa tone warna cokelat sama sekali tak menimbulkan rasa bosan, apalagi kesan monoton.

Dengan kombinasi dan komposisi yang tepat, gradasi warna cokelat justru bisa menciptakan tampilan yang manis dan elegan. Tertarik menerapkan konsep warna serupa?

Sumber: Kompas.com